Ada yang berbeda dengan pelaksanaan ujian nasional pada tahun pelajaran 2014/2015 kali ini. Selain tidak lagi menjadi acuan kelulusan siswa, ujian nasional tahun ini mulai diberlakukan sistem berbabis komputer atau yang lebih dikenal dengan istilah Computer Based Test (CBT). Sebanyak lebih kurang 500-an sekolah SMP/SMA/SMK se-Indonesia mendapatkan SK untuk melaksanakan ujian nasional CBT ini yang memenuhi sarana prasarana.
Syarat sekolah menjalankan UN CBT adalah memenuhi beberapa kriteria, diantaranya adalah jumlah komputer yang digunakan dengan jumlah siswa yang mengikuti UN harus 1:3 dengan pelaksaan tiap hari memerlukan 3 sesi ujian. Syarat lainnya yaitu sekolah mempunyai koneksi internet yang menunjang untuk melaksanakan koneksi dari server lokal ke server pusat di Puspendik.
Berbeda dengan pelaksanaan UN berbasis kertas (PBT), UN CBT siswa mengerjakan langsung pada komputer. Pada tiap ruangan UN CBT akan terdapat server lokal yang memberikan layanan koneksi dari sisi komputer klien. server lokal akan mendownload kunci untuk mengakses soal dan login siswa. Jadi pada intinya server lokal-lah yang menjadi tumpuan utma pada UN PBT. Setelah sesi ujian selesai komputer server lokal akan mengupload hasil pekerjaan dari peserta ujian ke server pusat. Meskipun demikian hasil yang dikerjakan peserta ujian tidak akan langsung bisa dilihat oleh peserta ataupun pengawas ujian ataupun teknisi yang menjaga komputer server.
Ujicoba sistem UN CBT dilaksanakan mulai tanggal 1 sampai dengan 7 April, dengan mata pelajaran yang diujicobakan adalah Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris. Ujicoba dilakukan serentak oleh semua sekolah yang menyelenggarakan CBT dengan pelaksanaan ujicoba mendekati pelaksanaan yang sesungguhnya. Tujuan dilakukan ujicoba adalah untuk menguji kemampuan sistem CBT, mencari kemungkinan-kemungkinan sistem yang mengalami kendala teknis, menguji ketahanan sarana prasarana yang digunakan untuk ujian CBT serta mendapatkan bahan-bahan evaluasi untuk pelaksanaan ujian CBT yang sesungguhnya yang akan dilaksanakan mulai tanggal 13 April 2015.
SMK Negeri 2 Temanggung merupakan salah satu sekolah dari 5 sekolah di kabupaten Temanggung yang mendapatkan SK untuk melaksanakan ujian nasional berbasis komputer pada tahun ini. Ujicoba dilaksanakan mulai tanggal 1 April dan akan berakhir pada tanggal 7 April dan berlangsung tertib dan lancar. Jumlah siswa yang mengikuti ujian nasional CBT adalah 433 siswa, dengan jumlah ruangan 6 ruang dan 160 komputer.
Tujuan pelaksanaan UN CBT mengurangi material ujian berupa kertas, dengan memindahkan media bentuk paper (PBT) ke media komputer (CBT) sehingga mengurangi limbah kertas. Selain itu distribusi soal akan menjadi lebih singkat dan mengurangi resiko kebocoran soal.




