-->

"Melek" Media Harus Dimulai dari Guru dan Orang Tua

If the teachers don't read (newspaper), don't expect students to read. Sepenggal ungkapan berbahasa Inggris ke luar dari mulut Menteri Pendidikan & Kebudayaan Anies Baswedan diwaktu mencanangkan Kegiatan Nasional Remaja Melek Fasilitas di Padang, Sumatera Barat. 

Melalui ungkapan tersebut Mendikbud menekankan pentingnya keterlibatan guru dan orang lanjut usia yang merupakan teladan, khususnya dalam aktivitas remaja melek sarana. "Melek fasilitas mesti dimulai dari guru dan orangtua", ujarnya. 

Mendikbud Anies menekankan betapa pentingnya teladan tersebut. Jikalau guru tak membaca, jelasnya, janganlah berharap peserta didik juga akan membaca. Bila guru tak menulis, lanjutnya, jangan sampai harap peserta didik menulis. 

Searah bersama penekanan Mendikbud, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengimbau sekolah-sekolah, lewat Instansi pendidikan Kab & kota di Sumatera Barat, agar mengoordinasikan tindak lanjut kegiatan nasional melek alat. Irwan memberikan sample aktivitas aktivitas yg bakal dilakukan, ialah sediakan sarana lokal & nasional di tiap-tiap perpustakaan sekolah. 

"Setiap perpustakaan sekolah wajib ada koran-koran lokal & nasional", kata Irwan Prayitno. Aspek ini, terang Irwan, utk memberikan kesempatan terhadap peserta didik membaca alat cetak lokal & nasional. Walaupun waktu ini peserta didik terdedah berita dari alat sosial, lanjutnya, namun tidak sedikit pun info lain yg akan ditemukan di koran. 

Terkait tindak lanjut Kegiatan Nasional Remaja Melek Sarana, ketua Persatuan Jurnalis Indonesia (PWI) Pusat Margiono mengungkapkan bakal menciptakan format tindak lanjut. Dalam format tersebut dapat ada tim yg bakal bekerja sama-sama bersama sekolah-sekolah lewat Instansi pendidikan kabupaten/kota. Hasil dari kerja sama tersebut mampu berbentuk fasilitas cetak atau online. 

"Bisa saja majalah atau online, yg dikerjakan remaja", tuturnya.  Aktivitas Nasional Remaja Melek Alat menjadikan peserta didik SMA sederajat sbg sasaran, bertujuan membekali mereka supaya sanggup membuka, menganalisa, mengevaluasi dan membuat berita dan alat. Propinsi Sumatera Barat dipilih yang merupakan lokasi pencanangan dikarenakan mempunyai kebiasaan literasi sarana yg panjang. 300 peserta didik SMA dan guru menghadiri pencanangan kegiatan tersebut.

"Melek" Media Harus Dimulai dari Guru dan Orang Tua